Saturday, 21 January 2017

just be grateful

Terkadang, aku iri dengan orang yang berada di luar sana. Dengan foto aesthetic di berbagai tempat menarik di seluruh penjuru dunia. Kalimat sederhananya mampu membuat siapapun ingin berkunjung sejenak. Melepas kepenatan di dalam kota yang terkukung oleh tugas dan tekanan.

Aku juga iri dengan orang memakai baju dengan brand ternama. Berfoto layaknya model betulan, kaki panjang nan jenjang, serta wajahnya tampak seperti porselen yang biasa dipajang di toko pakaian. Menuliskan beberapa kalimat yang membuat dunia penasaran akan dompet tebalnya. Tidak menangiskah?

Belum lagi, aku juga iri dengan mereka yang menaiki mobil mahal bak anak konglomerat. Tahu-tahu betulan dia. Pada dasarnya, apa yang digunakannya seperti tumpukan uang dua koper! Mahal luar biasa. Dengan wajah datar tanpa dosa, menghambur-hamburkan uang demi setetes tequilla ataupun mobil mewah yang sudah satu lusin di garasinya.

Ketika mengetahui setitik realita dibalik gaya hidup borjois-nya, aku sedikit terkejut. Apa yang mereka tampilkan tidak seperti apa yang di realita. Stress akan hutang, keluarga berantakan, putus dengan pacar, atau hidupnya yang terlalu membosankan? Mereka hanya menampilkan kepada dunia, bahwa mereka bisa bahagia tanpanya! Tak peduli seberapa chaos mereka, foto-foto itu sebagai pencitraan untuk ribuan followers social medianya.

Aku menutup layar smartphone-ku. Aku bersyukur sekaligus menyesal. Bersyukur akan mengetahui bahwa manusia tak ada yang hidupnya sempurna, walaupun bermandikan uang dan emas sekalipun. Dan menyesal telah membuang waktu untuk iri yang tak ada gunanya.


Teruntuk kalian semua, bagun! Lakukan sesuatu yang membuat semua orang tahu bahwa kamu bahagia baik di realita maupun social media. They will jealous at you back!

3.09 am 

No comments:

Post a Comment